Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto

  • DISPORABUDPAR KIRIM DUTA SENI BUDAYA KE TMII

    Demi melestarikan budaya lokal yang semakin tersisih, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto  akan mengirimkan Duta Seni yang akan pentas di Anjungan Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada Minggu, 14 Desember 2014 mendatang. Dalam pergelaran kali ini, Disporabudpar bekerja sama dengan Komunitas Pondok Jula Juli Karya Budaya  mencoba menyuguhkan hal yang berbeda, yakni akan mementaskan pergelaran Besutan. “Kegiatan Pagelaran Seni Budaya di Anjungan Jawa Timur TMII ini sudah menjadi Kegiatan rutin dari Disporabudpar Kabupaten  untuk mempromosikan dan melestarikam kesenian budaya  di Kabupaten Mojokerto.

  • Kirab Agung Nuswantoro Tutup Rangkaian Kegiatan Ruwat Agung Nuswantoro 2014

    Rangkaian kegiatan Ruwat Agung Nuswantoro Majapahit kembali digelar, acara tersebut di awali dengan festival macapat nuswantara pada hari Kamis 30 Oktober 2014 pukul 08.00 WIB dengan peserta siswa siswi SMA dan SMK se Kabupaten Mojokerto. Kemudian berlanjut kegiatan unduh-unduh petirtaan pukul 19.00 WIB, kegiatan ini untuk mengambil air dari 8 mata air peninggalan Kerajaan Majapahit yang akan digunakan untuk ruwat sukerto. Mulai dari Siti Inggil, makam panjang , sumur sakti Gajah Mada di dusun Beloh, petilasan Hayam Wuruk di desa Panggih, Makam Putri Campa, situs Ki ageng jabung  dan candi Kedaton (sumur upas). Ke esokan harinya Jumat,31 Oktober 2014 di Pendopo Agung Trowulan dilaksanakan Ruwat Sukerto Pukul 07.00 WIB dengan peserta 150 orang. Kemudian pada malam harinya digelar mangesti suro atau resepsi ruwat agungo. Hadir dalam acara ini Bupati Mojokerto, Bapak H. Mustofa Kamal Pasha, SE, Ibu Wakil Bupati, SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata propinsi Jawa Timur, UPT Taman Budaya Surabaya,  Balai Pelestarian Cagar Budaya Trowulan, , Kepala dinas yang membidangi pariwisata dan Kebudayaan dari beberapa kabupaten di Propinsi Jawa Timur, Kapolres Mojokerto, Dandim 0815 Mojokerto, para budayawan serta tokoh masyarakat se Kabupaten Mojokerto.

  • PAGELARAN LUDRUK BUKA RANGKAIAN FESTIFAL BULAN PURNAMA MAJAPAHIT

               Mojokerto- Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto (DKKM) menggelar Pagelaran Ludruk Karya Budaya di lapangan Desa Panggih, Kecamatan Trowulan, Sabtu(27/9/2014). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Festifal Bulan Purnama Majapahit 2014. Ketua DKKM, Drs. Eko Edy Susanto, M.Si menjelaskan “festifal bulan purnama Majapahit Tahun 2014 diawali dengan Pagelaran Ludruk yang bertempat di lapangan Panggih, Trowulan, dan nantinya berlanjut dengan kegiatan-kegiatan yang lain diantaranya Larung sesaji, Kothek’an Lesung dan Sendra Tari Kolosal”.

  • Pagelaran Wayang Kulit Ramaikan Wana Wisata Padusan

                Untuk pertama Kalinya di Tahun 2014, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto menggelar Pagelaran Wayang Kulit di Obyek Wana Wisata Padusan Pacet, Jumat (26/9/2014). Meski baru pertama kalinya, acara ini mendapat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat Padusan dan sekitarnya maupun para wisatawan yang berkunjung ke lokasi wana wisata Padusan.“Inipertama kali kita mengadakan wayang kulit di wisata air panas Pacet tapi saya lihat kawasannya bagus dan kita harus sering–sering mengadakan kegiatan di sini tapi kalau saya bicara jujur wisata air panas pacet ini andalan saya. “ kata Bupati Mustofa Kamal Pasha dalam Sambutannya.”  

  • KABUPATEN MOJOKERTO RAIH PENYAJI TERBAIK

    Ngawi- Perjalanan sejarah Majapahit merupakan pelajaran yang amat berharga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, pemahaman tentang kebesaran Kerajaan Majapahit akan menumbuhkan semangat juang, kepercayaan diri dan memperkokoh identitas bangsa yang besar di tengah peradaban dunia. Kerajaan Majapahit telah menjadi ikon sejarah kebesaran bangsa dan memiliki makna penting bagi Indonesia. Beberapa simbol kenegaraan mengadopsi dari Majapahit, diantaranya Bhineka Tunggal Ika, Sumpah Palapa, dll. Bentuk kegiatan antara lain kirab barisan prajurit Majapahit yang di pimpin mahapatih Gajah Mada  mengawal raja Majapahit  dengan pasukan pembawa umbul-umbul pancawarna. “

  • PEMKAB GELAR ORKES MELAYU DI TERMINAL MOJOSARI

    Mojosari- Sejumlah artis top Jawa Timur tampil bersama Grup Orkes Melayu Sonata di Terminal Mojosari Kecamatan Pungging. Mereka di hadirkan oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pemuda, Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto guna menghibur warga Mojosari dan sekitarnya.

  • PEMBALAP IRAN JUARAI TOUR de EAST JAVA 2014

    Mojokerto-  Etape II Tour de East Java (TDEJ) melewati Kawasan Cagar Budaya Trowulan hingga kawasan wisata Pacet dan Trawas telah selesai.  Etape yang menempuh jarak 128,5 KM  ini di ikuti oleh 59 atlet dari berbagai negara. pembalap sepeda asal Iran, Mizbani Iranagh Ghader yang tergabung dalam tim Tabriz Petrochemical Team Mampu menempuh garis finish pertama dengan catatan waktu 3:44:28.  Rekan senegara Mizbani yang juga tergabung dalam tim Tabriz Petrochemical Team, Amir Kolahdozhaqi  Menempati posisi kedua dengan selisih waktu 15 detik. Sedangkan urutan ketiga direbut oleh Hideto Nakani dari Aisan Racing Jepang yang tertinggal 17 detik dari Mizbani.

  • KABUPATEN MOJOKERTO TUAN RUMAH TOUR de EAST JAVA 2014

    Mojokerto-  Lomba balap sepeda internasional Tour de East Java kembali digelar. Dalam pelaksanaan TDEJ ke- 10 Tahun 2014 ini panitia menggelar lomba dalam 2 etape. Etape I pembalap akan mengelilingi Kabupaten Sidoarjo dan etape II atau etape terakhir pembalap akan melewati wilayah kabupaten Mojokerto, Minggu (07/09/2014) pagi. Etape kedua tersebut menempuh jarak 130,7 kilometer, Start di Museum Trowulan dan berakhir di Hotel PCP Trawas.